assalamualaikum

Thursday, January 31, 2013

..............


Satu persatu telah kuhapus
Cerita lalu di antara engkau dan aku
Dua hati ini pernah percaya
Seribu mimpi tanpa ragu tanpa curiga


Ku tak ingin lagi
Menunggu, menanti
Harapan tuk hidupkan cinta yang telah mati
Ku tak ingin coba
Hanya tuk kecewa (Ku telah kecewa)
Lelah ku bersenyum lelah ku bersandiwara
Aku ingin pergi
Dan berganti hati


Satu persatu telah kuhapus
Nada dan lagu yang dulu kucipta untukmu
Rasa yang dulu pernah ada
Kini berdebu terbelenggu dusta dan noda



Kini ku sadari diri ini
Ingin berganti hati
Cinta yang tlah pergi
Harus berganti hati


Harus ku ganti hatiku kini
Ini harus ku ganti


Alhamdulillah

Pernah suatu ketika dahulu, aku rasakan dunia ini tidak belaku adil kepadaku. Aku telan semua yang terjadi namun tak semuanya aku hadamkan dengan redha di benak hati yang paling dalam. Namun hari demi hari aku mulai rasakan semua yang terjadi sesungguhnya tanda kasih sayang tuhan buatku. Tak semua orang di dunia ini dititipkan dengan pengalaman yang serupa semua orang melalui kejadian kehidupan yang berbeza. Adakah itu tandanya apa?? Kerana tanda kasih tuhan pada hambanya. Hambanya akan melalui sesuatu nikmat mahupun kesedihan mengikut acuan dan kemampuan mereka sendiri. Seperti isi dan kuku, sedih , gembira, teruja, bahagia waima derita dalam isi cerita dalam kehidupan manusia. Tingkatkan rasa syukur, rasa kasih akan makhluk yang lain, seperti mana kita menyayangi dan menghargai kehidupan kita sendiri. Berdoalah akan orang-orang yang berhak kepada kita, siratulrahmi yang berbuat kebaikan kepada kita dibalas dengan kebaikan dan keberkatan juga. Apa yang keluar dari mulut bereerti sebuah doa, dan Allah s.w.t mendengan semua doa hambaNya. Biar kita dibaling batu, namun berilah buah yang manis ranum, kerana kemanisan itu akan kita perolehi kembali, kalau tidak hari ini....pasti suatu hari nanti


Dalam dunia yang maya prejudis dan bias
Kita tak terlepas dari terkena tempias
Rimas ditindas sembunyi dalam puisi dan kias
Tidak kau bidas tak berpaling walau sekilas
Hanya kau yang tahu kodeksku yang kompleks
Dalam disleksia cuba kekal dalam konteks
Bila dunia seolah tak memahami
Kau sudi selami dalami dan mengalami
Setia mendengar sentiasa hadir
Ingat setiap ulangtahun setiap hari lahir
Tiba pagi Syawal kaulah yang terawal
Syawal yang terakhir ini pasti rasa janggal
70 000 hijab harus ku singkap
Ku sorok kitab balik tingkap penjara hinggap
Dalam diam ada seorang yang ku puja
Kau teristimewa tapi dia yang sempurna