Walau kau tiada di sini Ku tetap ingat semua pesanmu Ku hidup seolah-olah kau masih ada Bisikan kata kepadaku Bilakah kau akan utuskan surat buatku Aku terus menunggu tibanya kata cintamu Oh.. patah seribu hatiku Bila mengenangkan segala yang kita bina bersama Haruskah ku lupa kerna engkau telah pergi Biar pergimu tanpa relamu Namun hatiku tetap rasa Kejamnya kau meninggalkanku dengan nota-nota Cinta buat kita berdua bila kan ku bisa menerima ketiadaanmu Kan ku bakar semua hapuskan semua kenangan Patah seribu hatiku Bila mengenangkan segala yang kita bina bersama Haruskah ku lupa kerna engkau telah pergi Sayangku mohon padamu Segera tinggalkanku Pergilah kau ke tempat yang kau tuju Pasti ada hikmah buatmu dan juga buat diriku Pergilah…
Dengan Nama Allah yang maha Pemurah dan Maha Penyayang..
Hidup seperti roda, ada kala kita di atas dan adakala kita dibawah. Semua yang terjadi semua di dalam ketetapanNya. Saya selalu cuba menasihati diri saya agar terus bersikap positif dengan apa jua yang mendatang. Ternyata hati ini mudah terusik..begitulah hati. Ianya bukan suatu barang yang subjektif bukan suatu alat yang boleh kita programkan mengikut kehendak kita. Saya pernah terbaca dalam sebuah laman sesawang, carilah sahabat yang boleh bersabar jika engkau membuat dirinya marah namun dia masih tetap bersabar, jika dia tidak bersabar maka tinggalkanlah ia...
Seumur hidup saya, saya sangat bertuah kerana saya telah menemui insan yang dimaksudkan. Dirinya sangat istimewa kerana KESABARANNYA adalah kelebihan yang saya sendiri tak punya . Saya doakan, apa yang terbaik untuk dirinya akan dipermudahkan jua jalan untuknya...
Go to your success, and my doa' always with you...aamiin.
- i love my love and i love you so much-
No comments:
Post a Comment